Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 05-09-2025 Asal: Lokasi
Dengan latar belakang pesatnya perkembangan kendaraan energi baru, sistem penyimpanan energi, dan elektronik konsumen, baterai litium, sebagai pembawa energi penting, memiliki persyaratan tinggi dalam hal stabilitas material, kepekaan terhadap lingkungan, dan keselamatan dalam proses produksinya. Kotak sarung tangan , dengan kontrol yang tepat terhadap lingkungan, telah menjadi peralatan penting dalam penelitian dan proses produksi baterai litium.
1、 Mengapa produsen baterai lithium membutuhkan kotak sarung tangan?
Bahan elektroda (seperti litium kobalt oksida, bahan terner, litium besi fosfat) dan elektrolit (mengandung pelarut organik yang mudah terbakar) baterai litium sangat sensitif terhadap udara, kelembapan, dan suhu: misalnya, aktivitas kimia bahan elektroda positif membuatnya mudah teroksidasi di udara, dan litium kobalt oksida dapat menyebabkan kebakaran karena dekomposisi termal; Bahan berbasis litium mangan yang kaya perlu diisolasi secara ketat dari oksigen untuk mencegah keruntuhan struktural; Meskipun litium besi fosfat memiliki stabilitas yang tinggi, ia dapat mengalami hidrolisis di lingkungan lembab. Oleh karena itu, proses pembuatan baterai litium perlu dilakukan di lingkungan atmosfer yang dapat mengontrol air dan oksigen secara ketat. Kotak sarung tangan baterai lithium dapat memberikan lingkungan atmosfer inert yang tepat dan terkendali.
2、 Peran kotak sarung tangan dalam pembuatan baterai litium
Kotak sarung tangan memecahkan banyak masalah dalam pembuatan baterai lithium dengan menciptakan lingkungan atmosfer inert (seperti nitrogen, argon) dan kontrol kelembapan:
Dalam proses penyiapan bahan elektroda positif, mulai dari pencampuran bahan mentah hingga sintering, kotak sarung tangan dapat menyediakan lingkungan bebas oksigen, yang secara efektif menghindari oksidasi bubuk logam seperti kobalt dan nikel. Pada proses pencampuran, jika terkena oksigen, beberapa logam akan teroksidasi terlebih dahulu sehingga mengakibatkan komposisi bahan tidak merata dan mempengaruhi kinerja elektroda. Selama proses sintering, aktivitas reaksi antara material dan oksigen lebih tinggi di lingkungan bersuhu tinggi. Fungsi kotak sarung tangan untuk mengisolasi oksigen dapat menjamin keutuhan struktur elektroda, menjamin kualitas bahan elektroda positif, sehingga meningkatkan kinerja baterai secara keseluruhan.
Persiapan, pelapisan, dan pengemasan elektrolit semuanya diselesaikan dalam kotak sarung tangan, yang dapat mengisolasi oksigen dan kelembapan eksternal. Setelah pelarut organik dalam elektrolit bersentuhan dengan uap air, reaksi hidrolisis dapat terjadi, mengubah komposisi elektrolit dan mengurangi kinerjanya. Pada saat yang sama, lingkungan atmosfer inert pada kotak sarung tangan juga dapat terus berperan dalam proses pelapisan dan pengemasan. Untuk beberapa elektrolit padat baru, seperti sistem sulfida, sensitivitasnya terhadap udara sangat tinggi, dan bahkan kontak udara dalam jumlah yang sangat kecil pun dapat menyebabkan penurunan kinerja yang signifikan. Oleh karena itu, seluruh proses mulai dari sintesis hingga pengemasan harus diselesaikan dalam glove box untuk mengurangi risiko ledakan dan menjamin keamanan proses produksi.
Deposisi elektroda negatif logam litium perlu dilakukan di lingkungan dengan kelembapan sangat rendah dan bebas oksigen untuk mencegah pembentukan dendrit logam litium selama proses deposisi. Pertumbuhan dendrit akan bertindak seperti duri, menembus pemisah di dalam baterai, menyebabkan korsleting dan akhirnya menyebabkan pelepasan panas; Perlakuan awal elektroda negatif berbasis silikon (seperti pelapisan permukaan) bergantung pada perlindungan atmosfer inert. Tanpa lingkungan atmosfer inert yang disediakan oleh kotak sarung tangan, elektroda negatif berbasis silikon cenderung bereaksi dengan oksigen untuk membentuk lapisan insulasi selama proses pra-perlakuan. Lapisan isolasi ini akan menghambat transfer elektron, sehingga sangat mengurangi kinerja pengisian dan pengosongan baterai.